Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu -->

AD (728x90)

1
  • 2793 Pine St

    2793 Pine St

    Nulla facilisi. Cras blandit elit sit amet eros sodales, non accumsan neque mollis. Nullam tempor sapien tellus, sit amet posuere ante porta quis. Nunc semper leo diam, vitae imperdiet mauris suscipit et. Maecenas ut neque lectus. Duis et ipsum nec felis elementum pulvi...

  • 1100 Broderick St

    1100 Broderick St

    Nulla facilisi. Phasellus ac enim elit. Cras at lobortis dui. Nunc consequat erat lacus, a volutpat nisi sodales vitae. Phasellus pharetra at nulla in egestas. Vestibulum sit amet tortor sit amet diam placerat tincidunt sit amet eget lorem. Phasellus ...

  • 868 Turk St

    868 Turk St

    Nulla facilisi. Phasellus ac enim elit. Cras at lobortis dui. Nunc consequat erat lacus, a volutpat nisi sodales vitae. Phasellus pharetra at nulla in egestas. Vestibulum sit amet tortor sit amet diam placerat tincidunt sit amet eget lorem. Phasellus posuere posuere fel...

  • 420 Fell St

    420 Fell St

    Sed at vehicula magna, sed vulputate ipsum. Maecenas fringilla, leo et auctor consequat, lacus nulla iaculis eros, at ultrices erat libero quis ante. Praesent in neque est. Cras quis ultricies nisi, vitae laoreet nisi. Nunc a orci at velit sodales mollis ac ac ipsum. Na...

Saturday, July 21, 2012

Pengakuan Agen CIA Soal Insiden UFO Roswell

 Pada 8 Juli 1947 silam, insiden menghebohkan terkaitunidentified flying object (UFO) terjadi di Roswell, New Mexico. 

Di tengah badai besar, ditemukan sebuah pesawat berbentuk mirip piring terbang, kondisinya rusak parah. Ada tiga jasad mirip manusia berpakaian metalik di sekitarnya. Banyak orang menduga, itu adalah UFO, namun pemerintah Amerika Serikat mengumumkan itu adalah balon udara. 

Baru-baru ini dalam peringatan 65 tahun insiden Roswell, seorang agen Central Intelligence Agency (CIA) buka mulut soal insiden itu, sekaligus menguak laporan rahasia CIA. Ia mengatakan, "itu benar-benar terjadi." 

Chase Brandon, nama agen yang telah 35 tahun mengabdi di badan intelejen itu mengatakan, informasi soal Roswell tersembunyi di lemari besi rahasia di kantor pusat CIA di Langley. "Di area lemari besi, ada satu kotak yang menarik perhatian saya. Karena ada tulisan: Roswell. Aku mengobrak-abrik apa saja di dalamnya, lalu mengembalikan kembali kotaknya ke rak," kata dia. 

Namun, ia tak mau mengungkapkan secara rinci apa yang ada dalam kota itu. "Ada beberapa material tertulis dan sejumlah foto. Itu saja, aku tak akan merinci apa saja yang ada dalam kotak itu," kata dia pada Huffington Post.

Yang pasti, ia menambahkan, "itu bukan balon udara, yang benar adalah laporan pertama," kata Brandon. "Itu adalah pesawat yang bukan berasal dari planet ini." Juga jasad-jasad yang ada di dalamnya, benar sesuai dugaan. 

Selama 25 tahun tugasnya di CIA, Brandon bergabung dalam korps elit Clandestine Service. Tugasnya menyamar, melakukan operasi rahasia terkait terorisme internasional, perdagangan narkotika global, penyelundupan senjata, dan operasi antigerilya. 

Saat insiden Roswell terjadi, pihak militer mengeluarkan rilis: "Sekian banyak rumor tentang piring terbang menjadi kenyataan kemarin, saat petugas intelijen 509th Bomb Group dari Eighth Air Force, Roswell Army Air Field cukup beruntung bisa mendapatkannya. "

Dalam 24 jam kemudian, militer mengubah cerita itu dan mengatakan, obyek yang awalnya dikira piring terbang adalah balon cuaca yang jatuh di peternakan terdekat. Hebatnya, media dan publik kala itu menerima penjelasan tersebut tanpa pertanyaan.

Sebelumnya, sebuah dokumen yang dikeluarkan FBI menguatkan cerita Brandon, atau setidaknya, mendukung anggapan bahwa otoritas AS sengaja menutupi keterkaitan dengan alien atau mahluk ekstraterresterial. 

Di dalam memo berjudul "Piring Terbang", untuk direktur FBI pada tahun 1950, agen Guy Hottel, mengungkapkan investoigator Angkatan udara sedang menyelidiki tiga benda yang disebut p iring terbang yang ditemukan di New Mexico. 

Ia menggambarkan benda itu berbentuk lingkaran, yang bagian tengahnya cembung, kira-kira berdiameter 50 kaki atau 15,2 meter. "Masing-masing berisi satu jasad mirip manusia, tang tingginya hanya 3 kaki atau 0,9 meter."

Tubuh-tubuh itu mengenakan kain metalik yang memiliki tekstur yang sangat halus. Mirip pakaian yang digunakan pilot tes.




Asteroid Selebar 1,3KM Menuju Bumi

Asteroid selebar hampir satu mil akan melintasi bumi pada Minggu, 22 Juli 2012. Menurut Daily Mail, asteroid ini diperkirakan berukuran 2.000 hingga 4.500 kaki (609,6 meter hingga 1,37 km). Obyek ini dikategorikan asteroid terdekat bumi (NEA). Benda angkasa NEA 2002 AM31 digambarkan sebesar bangunan perkotaan AS.

Para astronom memperingatkan agar tidak perlu panik. Benda raksasa ini akan melintasi luar angkasa dengan posisi 13,7 kali lebih jauh dari jarak bumi ke bulan. Batuan luar angkasa ini akan dilacak secara langsung dengan kamera di bumi dan antariksa.

Menurut Space.com, asteroid 2012 AM31 ini akan berjarak sekitar 3,2 juta mil (5,2 juta km) dari bumi. Posisi terdekatnya akan dicapai pada 22 Juli 2012.   

Anda bisa menyaksikan asteroid ini melintasi bumi dengan menonton via live streaming Kamera Antariksa Slooh. Laman pengamatan angkasa ini akan menyajikan pandangan dari teleskop Observatorium Prescott, Arizona, Amerika Serikat dan Pulau Canary, barat Afrika. Tayangan langsung dijadwalkan mulai pada pukul 19.30 waktu setempat.

Menurut ilmuwan, asteroid ini tidak berpotensi menabrak bumi pada akhir pekan ini. Tapi, benda luar angkasa ini tetap dalam pemantauan untuk potensi bahaya masa depan. Pusat Planet Minor di Cambridge, AS, mengategorikan batu raksasa ini sebagai "asteroid yang berpotensi menyebabkan bencana".

Asteroid 2002 AM31 ditemukan pada 2002. Langkahnya sudah dilacak dengan radar oleh para astronom NASA. Mereka memasang antena radio dalam luar angkasa di Goldstone, California, AS. Observatorium Arecibo, Puerto Rico, juga sudah siap memantau pergerakan asteroid ini pada akhir pekan.

© VIVA.co.id

Friday, July 20, 2012

Arkeolog Italia Klaim Temukan Kerangka Mona Lisa

 FLORENCE-- Arkeolog Italia mengklaim menemukan sisa-sisa kerangka milik Lisa Gherardini. Gherardini diyakini sebagai sosok wanita yang menjadi subyek lukisan ikonik Leonardo da Vinci, Mona Lisa.

Dipimpin oleh sejarahwan seni, Silvano Vicenti, tim arkeologi menemukan sisa tulang di bawah lantai biara Saint Ursula di kota Florence, Italia. Di sana tim menemukan sebuah ruang bawah tanah dari batu bata yang berisi tengkorak wanita. Tim arkeolog yakin, ruang tersebut merupakan makam milik Gherardini.

Menurut peneliti, tulang-tulang yang ditemukan akan di uji di Universitas Bologna. Mereka ingin mengetahui apakah tulang tersebut cocok dengan tengkorak tang ditemukan sebelumnya. Mereka berupaya untuk merekonstruksi wajah wanita yang diduga model Mona Lisa tersebut. "Saya yakin akan menemukan sesuatu," ujar Vincenti pada kantor berita Italia ANSA yang dilansir Press TV.

Gherardini menikah dengan seorang pedagang sutra kaya di Florence bernama Francesco del Giocondo. Sosok Mona Lisa kerap diidentifikasikan sebagai dirinya, setelah ia menjadi biarawati sepeninggalan sang suami.

Gherardini meninggal di biara pada 15 Juli 1542. Ia wafat pada usia 63 tahun, dan diyakini dikuburkan di dalam biara tersebut. Pada Januari 2011, Vicenti mengatakan telah menemukan simbol dalam lukisan Mona Lisa yang mengidentifikasikan sang model. Untuk itu ia sangat yakin, bahwa kerangka yang baru ditemukannya tersebut merupakan sosok Mona Lisa dalam lukisan Da Vinci.

Mona Lisa merupakan salah satu lukisan paling terkenal di dunia. Banyak perdebatan dikalangan seniman terkait sosok Mona Lisa dalam lukisan. Beberapa ada yang meyakini itu merupakan potret seorang pria. Banyak pula yang meyakini lukisan tersebut merupakan potret diri Da Vinci dalam sosok lain.

Redaktur: Dewi Mardiani



Sumber

Cara Mengatasi Blackberry Mati Total

Cara Mengatasi Blackberry Mati Total - Blackberry atau juga dikenal dengan BB sekarang menjadi merebak di mana-mana. Banyak pemakai dan penikmatnya. Seandainya ada yang punya masalah dengan BB yang mati total. Bahasan kita kali ini mengenai tips mengatasi masalah Blackberry mati total tersebut. Langkah-langkah yang dapat kita lakukan untuk Cara Mengatasi Blackberry Mati Total adalah sebagai berikut :

 


1. Cek catu daya yang berasal dari battery ponsel. Battery standar untuk ponsel Blackberry mempunyai tegangan listrik sebsar 3,7 volt DC. Hal ini bisa kita ketahui jika melakukan pengujian menggunakan multitester yang mempunyai nilai positif ke positif battery dan kabel hitam pada multitester yang mempunyai nilai negatif battery, dengan skala 10 DC pada multitester. Saat dihubungkan, maka jarum multitester akan bergerak ke arah kanan dan berhenti di angka 3 sampai 4 volt.
2. Lakukan pengecekan pada konektor battery, dengan cara menempelkan kabel multitester ke konektor battery. Dengan skala x1, jarum multitester harus bergerak. Dan jika dibalik jarum multitester harus diam, apabila tetap bergerak segera cabut bagian IC PA, karena hal tersebut menandakan terjadi hubungan singkat pada IC PA.
3. Deteksi output tegangan dengan cara menghubungkan ponsel ke power supply analyser. Hubungkan kabel positif dari power supply pada konektor battery positif. Dan hubungkan kabel hitam ke konektor battery negatif. Sebelumnya lakukan setting power supply analyser menjadi 3,7 volt DC. Tujuannya untuk memberi input tegangan ke bagian IC Power. Setelah dihubungkan, bagian ampere harus mengeluarkan nilai sebesar 0,42 miliampere, jika tidak mengeluarkan angka tersebut berarti kerusakan terjadi pada bagian IC Power. Angkat IC tersebut, lakukan rekondisi atau cetak ulang pada kaki IC.




Wednesday, July 18, 2012

Kesalahan Foreplay Yang Bisa Membunuh Gairah & Cara Mengatasinya

 Foreplay merupakan bagian penting dari seks dan jika terjadi sedikit saja kesalahan di sesi tersebut, gairah bisa hilang. Kesalahan foreplay ini umumnya dilakukan para pria. Mulai dari terlalu terburu-buru hingga hanya fokus pada bagian tubuh tertentu saja.

Apa saja kesalahan foreplay yang paling sering dilakukan pria dan bagaimana cara mengatasinya? Berikut ini tipsnya dari penulis 'Ejaculation by Command', Lloyd Lester, seperti dipaparkannya pada askdanandjennifer:

Kesalahan 1: Mempersingkat Ciuman
Para pria biasanya memilih tidak berlama-lama melakukan ciuman saat foreplay. Mereka memilih langsung menyentuh bagian sensitif tubuh pasangannya dengan anggapan gairah bisa cepat naik. Padahal sebenarnya ciuman pun bisa membuat libido meninggi, selama tidak dilakukan dengan terburu-buru atau hanya basa-basi saja. Wanita menikmati aktivitas ciuman dengan pasangannya. Selain di bibir, bagian lain yang juga wanita suka untuk dicium adalah leher dan bahu.

Kesalahan 2: Hanya Fokus di Payudara
Wanita tidak terlalu nyaman jika pasangannya hanya fokus pada payudaranya saja. Memang wanita suka jika area tubuh tersebut disentuh, apalagi dengan sentuhan baru yang selama ini belum pernah diterapkan. Tapi wanita juga ingin pasangannya mengagumi bagian tubuh mereka yang lain.

Kesalahan 3: Terburu-buru
Foreplay dengan terburu-buru atau terlalu singkat adalah kesalahan terbesar pria. Apalagi jika wanita belum terlubrikasi dan langsung melakukan penetrasi, tentunya ini akan membuat aktivitas bercinta jadi terasa sakit.

Foreplay seharusnya membuat wanita merasa nyaman dan dilakukan tanpa merasa terburu waktu. Wanita ingin pasangannya mengeksplorasi tubuh mereka, menyentuh titik-titim sensitif. Pada momen ini, wanitalah yang memberi perintah kapan foreplay disudahi dan bisa dilanjutkan ke tahap berikutnya.

Bagaimana agar kesalahan-kesalahan foreplay di atas bisa diperbaiki? Berikut ini tipsnya:

1. Bersenang-senang
Pria sebaiknya bersenang-senang saat foreplay. Jangan terlalu merasa terbebani agar apa yang dilakukan lebih natural. Wanita bisa tahu kalau pasangannya tidak menikmati aktivitas foreplay yang dilakukannya. Sekali saja pria terlihat tidak mood, ini bisa memengaruhi pikiran wanita. Dan ya, jika wanita sudah tidak fokus, gairahnnya untuk bercinta pun bisa hilang.

2. Komunikasi
Pria bukanlah pembaca pikiran. Kalau Anda tidak merasa nyaman dengan foreplay dari pasangan, beritahu dia. Jangan hanya diam saja merasa tidak nyaman atau kesakitan. Katakan juga padanya di titik mana saja Anda ingin disentuh.

3. Obrolan nakal
Bukan hanya pria saja yang bisa bergairah saat mendengar obrolan nakal. Wanita pun sebenarnya merasakan hal serupa. Apalagi jika obrolan tersebut berhubungan dengan rencana pasangan ingin melakukan apa pada Anda saat bercinta.

4. Jangan tergesa-gesa
Sebaiknya jangan terburu-buru untuk melakukan penetrasi ketika foreplay baru dilakukan sebentar. Tunggu sampai wanita yang mengatakan dirinya sudah siap untuk sesi selanjutnya. Peralihan dari foreplay ke penetrasi ini juga sebaiknya dilakukan secara natural dan perlahan.





Sumber

5 Hal Remeh yang Membuat Wanita Bergairah

 Pria mudah sekali terangsang apabila melihat bagian tubuh wanita yang mengoda, misalnya belahan dada atau paha. Namun pria tidak akan terangsang jika melihat hal-hal lain yang kurang berbau seksual. Sedangkan wanita sebaliknya. Wanita bisa bergairah dengan hal-hal yang sekilas terlihat sepele, misalnya bau tubuh, film, atau kebetulan pas suasana sedang romantis.

Wanita lebih mudah terangsang oleh hal-hal yang bersifat emosional. Sekedar sapaan hangat di pagi hari atau memberikan perhatian yang spesial sudah cukup membuat wanita senang. Seperti dilansir Times of India, Kamis (5/7/2012), berikut adalah hal-hal remeh yang membuat wanita terangsang.

1. Tulisan Tangan
Tulisan tangan sudah sangat jarang digunakan akhir-akhir ini. Tapi bentuk komunikasi yang sederhana ini disukai oleh wanita, tak peduli menggunakan pena, pensil ataupun krayon. Surat atau pesan dengan tulisan tangan dari kekasih dianggap sebagai benda yang berharga oleh wanita dan disimpan baik-baik.

Beberapa wanita menganggap kata-kata yang tertulis seperti cakaran ayam di atas kertas adalah hal yang indah, terutama apabila tulisan itu mengenai dirinya. Ada sesuatu di balik tulisan kasar dari pria yang membuat wanita jatuh hati.

2. Bau Tubuh yang Segar
Wanita pada dasarnya menyukai kebersihan, namun wanita juga menyukai bau tubuh pria. Kelenjar keringat pria menghasilkan feromon, yaitu molekul yang diproduksi oleh tubuh sebagai sinyal kimia untuk menarik pasangan seks. Aroma tubuh pria dapat menjadi daya tarik untuk wanita, dengan syarat kebersihan tubuh dijaga dengan baik.

3. Menyebut Namanya
Nama adalah kalimat indah yang selalu ingin didengar seseorang. Pasangan kekasih seringkali menyebut kekasihnya dengan sebutan mesra. Bagi wanita, namanya akan terdengar seksi jika diucapkan dari mulut kekasihnya. Cobalah sesekali memanggil pasangan wanita dengan namanya.

4. Melihat Pasangan Fokus Dengan Kegiatan
Wanita suka melihat pria yang sibuk atau berfokus dengan pekerjaan, mulai dari sekedar membuat pagar pekarangan belakang, membersihkan oven, hingga merencanakan perjalanan. Hal itu menunjukkan keseriusan dan dedikasi, suatu hal yang sangat bersifat gentle dan maskulin di mata wanita.

5. Melihat Pasangan Tersipu Malu
Meskipun wanita lebih senang dilindungi oleh sosok pasangan prianya, bukan berarti wanita adalah makhluk yang selamanya lemah. Wanita terkadang suka akan tantangan baru dan sedikit agresif. Misalnya, tiba-tiba merayu atau memuji pasangannya sampai pasangannya menunjukan rona merah di wajahnya karena tersipu malu. Bagi wanita, adalah hal yang fantastis melihat sisi lain dari pria yang dikasihinya.





Cara Bangkitkan Gairah Seks



Ada kalanya gairah seks yang dimiliki oleh pasangan mengalami penurunan. Tapi jangan khawatir, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan gairah seks agar kembali menyenangkan.

Meskipun kebosanan dalam hubungan seks dialami oleh semua pasangan, tapi tetap perlu dilakukan langkah-langkah yang tepat dalam mengatasinya. Salah satu cara terbak agar kehidupan seks kembali menyenangkan adalah mengetahui situasi dan penyebabnya.

Banyak orang yang percaya bahwa libido atau gairah seksual akan mengalami penurunan dari waktu ke waktu seiring dengan bertambahnya usia. Namun bukan berarti tidak ada yang bisa dilakukan untuk mengatasinya.

Berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan oleh pasangan untuk membangkitkan kembali gairah seks agar makin menyenangkan, seperti dikutip dari Lifemojo, Senin (16/7/2012) yaitu:

1. Pastikan tubuh dalam keadaan fit

Ada banyak penyakit dan gangguan yang bisa menyebabkan masalah dalam kehidupan seks. Masalah atau penyakit ini kadang tidak selalu berhubungan langsung, namun dapat bisa terjadi akibat penyebab sekunder.

Misalnya saja jika kelenjar tiroid tidak terlalu aktif maka akan mengalami kelesuan dan penurunan energi secara menyeluruh. Kelesuan dan kurangnya energi tentu akan mempengaruhi kehidupan seks yang menurun.

Untuk itu, hal pertama yang yang harus dilakukan adalah pastikan tubuh secara fisik maupun psikis dalam keadaan fit. Jika memiliki tubuh yang fit maka gairah seksual secara otomatis akan meningkat.

2. Jadilah orang yang realistis

Mampu menerima kenyataan dan memahami bahwa hidup kadang tidak seperti cerita film atau dongeng sehingga lebih realistis. Dengan begitu akan membantu meningkatkan kehidupan seks yang menyenangkan.

Hal ini karena terkadang orang menghadapi masalah ejakulasi dini akibat kondisi psikis yang gugup atau stres, serta adanya tekanan. Jika seseorang bisa menerima kenyataan dan menjadi realistis, maka kepuasan seks akan bisa dicapai.

3. Gunakan fantasi agar tidak bosan

Salah satu penyebab menurunnya gairah seks akibat kebosanan yang dialami oleh pasangan. Untuk itu hidupkan fantasi terliar yang dimiliki dan lakukan hubungan seks di tempat yang berbeda dari biasanya.

Jika memungkinkan tak ada salahnya menggunakan mainan seks (sex toys) sebagai pilihan, serta menggunakan variasi dalam posisi hubungan seks, menggunakan lagu tertentu yang bisa membangkitkan gairah seks.





Foto Hot, Expresi Lucu ML Di Mobil Dan Tertangkap Kamera

Kelakuan manusia kadang memang memalukan. Keinginan yang sudah tak terbendung sering membuat manusia tidak mengindahkan norma-norma yang mestinya dia jaga, termasuk di antaranya pemenuhan hasrat sex. Untuk yang urusan yang satu ini orang bisa melakukannya di mana saja, di Indonesia memang tak separah di negara barat, namun tak jarang kita mendengar pemberitaan yang memberitakan tentang perilaku yang mestinya di rahasiakan ini di lakukan di sembarang tempat seperti di atas sepeda motor, di saung, di kebun atau dimana saja.
Di negara barat tak jarang orang melakukan hubungan sex di tempat terbuka tanpa rasa malu seperti layaknya binatang saja. Tidak cuma di barat di negara Asia kelakuan ini juga sering di lakukan di sembarang tempat. Berikut ini foto-foto orang yang sedang ML di dalam mobil dan tertangkap oleh kamera.










Segeralah berfikir jika hasrat muncul di dalam mobil dan anda akan melakukannya di dalam mobil saat itu juga

Persepsi Otak Tentang Dunia Adalah Ilusi


Imam Rabbani secara terang-terangan menyatakan bahwa semua kesan yang tersaji untuk manusia hanya ilusi, dan bahwa kesan-kesan itu tidak asli di "luar".


Pokok bahasan yang telah kami jelaskan sejauh ini merupakan salah satu kebenaran terbesar yang pernah dikabarkan di sepanjang hidup anda. Dengan membuktikan bahwa seluruh dunia materi sebenarnya merupakan "makhluk bayang-bayang", pokok bahasan ini merupakan kunci untuk memahami keberadaan Allah dan ciptaan-Nya dan memahami bahwa Dialah satu-satunya keberadaan yang mutlak.

Orang yang memahami pokok bahasan ini menyadari bahwa dunia bukan jenis tempat [nyata] sangkaan kebanyakan orang. Dunia bukan tempat mutlak dengan keberadaan sejati seperti anggapan orang-orang yang berkeliaran tanpa tujuan di jalan-jalan, berkelahi di pub-pub, bermewah-mewah, memamerkan kekayaan mereka, atau yang mengabdikan hidup demi tujuan-tujuan dangkal. Dunia ini hanya sekumpulan persepsi, suatu ilusi. Semua orang yang kita sebut di atas hanya makhluk bayang-bayang yang melihat persepsi-persepsi ini dalam benak mereka; namun, mereka tidak menyadarinya.

Konsep ini sangat penting karena menghancurkan dan meruntuhkan filsafat materialisme yang menolak keberadaan Allah. Hal ini yang menyebabkan para materialis seperti Marx, Engels, dan Lenin merasa panik, murka, dan memperingatkan pengikut mereka "untuk tidak memikirkan" konsep ini kala mereka diberitahu hal itu. Orang-orang ini begitu lemah mentalnya sehingga mereka bahkan tidak bisa memahami bahwa penginderaan itu terbentuk di dalam otak. Mereka menganggap bahwa dunia yang mereka saksikan di otak mereka adalah "dunia luar" dan tidak bisa memahami bukti gamblang yang [menunjukkan] sebaliknya.

Ketidaksadaran ini merupakan hasil dari kurangnya kearifan yang diberikan oleh Allah kepada orang-orang yang tak beriman. Seperti firman Allah dalam Al-Qur'an, orang-orang kafir "

Anda bisa merambah melampaui hal ini dengan menggunakan kekuatan cermin pribadi anda. Untuk ini, anda harus berkonsentrasi, memusatkan perhatian anda, dan merenung pada waktu melihat obyek-obyek di sekitar anda dan merasakan sentuhan mereka. Jika anda berpikir dengan kepala dingin, anda bisa merasakan bahwa makhluk pintar yang melihat, mendengar, menyentuh, berpikir, dan membaca buku di saat ini hanya seorang roh dan menyaksikan cerapan yang disebut "materi" di selembar layar. Orang yang memahami ini akan telah beranjak dari ranah dunia materi yang menipu sebagian besar manusia, dan memasuki ranah keberadaan hakiki.

Kenyataan ini dipahami oleh sejumlah teis atau filsuf sepanjang sejarah. Intelektual Islam seperti Imam Rabbani, Muhyiddin Ibn al-'Arabi, dan Maulana Jami menyadari hal ini dari ayat-ayat al-Qur'an dan dengan menggunakan akal mereka. Sebagian filsuf Barat seperti George Berkeley memahami realitas yang sama melalui akal. Imam Rabbani menulis dalam Maktubat (Surat-Surat)-nya bahwa seluruh alam materi itu "bayangan dan sangkaan (cerapan)" dan bahwa satu-satunya keberadaan mutlak itu ialah Allah:

Allah ... Substansi makhluk-makhluk yang Ia ciptakan ini tidak lain kecuali ketiadaan ... Ia ciptakan semuanya dalam cakupan indera dan ilusi ... Keberadaan alam semesta ini adalah di cakupan indera dan ilusi, dan ini bukan materi ... Pada hakikatnya, tiada yang berada di luar kecuali Yang Agung. (Yaitu Allah).40

Imam Rabbani secara terang-terangan menyatakan bahwa semua kesan yang tersaji untuk manusia hanya ilusi, dan bahwa kesan-kesan itu tidak asli di "luar".

Siklus khayalan ini tergambar dalam imajinasi. Terlihat jelas bahwa ini tergambar, namun dengan mata benak. Di luar, tampak seakan-akan ini terlihat dengan mata kepala. Akan tetapi, kejadiannya bukan demikian. Tidak ada penandaan atau pun jejak di luar. Tiada keadaan yang akan terlihat. Bahkan wajah seseorang yang terpantul di sebidang cermin memang seperti itu. Keadaannya di luar tidak stabil. Tiada keraguan, baik kesan maupun kestabilannya ada dalam IMAJINASI. Allah lebih mengetahui.
Maulana Jami menyatakan fakta serupa, yang ia temukan dengan mengikuti ayat-ayat Al-Qur'an dan dengan menggunakan kecerdasannya: "Apa pun yang ada di alam semesta adalah inderawi dan ilusi. Mereka itu seperti pantulan di cermin atau bayang-bayang."

Namun demikiam, jumlah orang yang memahami fakta ini sepanjang sejarah selalu terbatas. Ulama besar seperti Imam Rabbani telah menulis bahwa mungkin tidak bijaksana menuturkan kenyataan ini kepada masyarakat luas karena kebanyakan orang tidak mampu memahaminya.

Di abad di masa hidup kita, telah tersusun fakta empiris melalui struktur bukti yang dikemukakan oleh ilmu pengetahuan. Kenyataan bahwa alam semesta merupakan makhluk bayang-bayang diuraikan dengan cara yang demikian jelas, konkret, dan terbuka untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Karena alasan ini, abad ke-21 akan menjadi titik balik bersejarah ketika manusia pada umumnya akan memahami realitas ilahi dan berbondong-bondong menuju Allah, satu-satunya keberadaan yang mutlak. Paham materialis abad ke-19 akan tersingkir ke keranjang-sampah sejarah. Keberadaan Allah dan ciptaan-Nya akan dimengerti, ketiadaan ruang dan waktu akan dipahami, manusia akan bebas dari selubung, kebohongan, dan takhyul yang menyesatkan mereka berabad-abad.

Mustahil kejadian yang tak terhindarkan ini terusik oleh makhluk bayang-bayang apa pun.






Sumber: Mengenal Allah Lewat Akal

Temuan Candi di Pati Langka


Tim Balai Arkeologi Yogyakarta berhasil mengekskavasi candi di Desa Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Dua candi yang diekskavasi ialah satu kompleks percandian, satu merupakan candi induk, sementara yang lain adalah candi perwara.

Pihak Balai Arkeologi Yogyakarta menyatakan bahwa temuan candi Hindu ini langka dilihat dari sisi material bangunan dan lokasi penemuannya.

"Candi ini diperkirakan berasal dari abad ke 8 sampai 10. Material bangunannya terbuat dari batu bata merah," ungkap Rita Istari, ketua tim peneliti dari Balai Arkeologi Yogyakarta saat dihubungiKompas.com, Rabu (18/7/2012).

Rita menjelaskan, bangunan candi dengan material bata merah relatif langka di Jawa Tengah, apalagi pada abad 8-10.

Kepala Balai Arkeologi Yogyakarta, Siswanto, mengatakan bahwa selama ini terdapat dikotomi bahwa candi-candi di Jawa Timur banyak yang terbuat dari bata merah dan di Jawa Tengah terbuat dari batu.

"Dengan adanya penemuan ini, maka terbukti bahwa dikotomi itu tidak selalu benar," jelas Siswanto.

Material bangunan dari batu bata juga menunjukkan bahwa candi-candi kuno tak selalu dibangun dengan batu. Masyarakat atau kerajaan bisa saja membangun candi dengan material yang melimpah di sekitarnya.

"Kalau di wilayah dekat Pati, banyak material batu bata merah, jadi itu yang dipakai. Kalau mendatangkan batuan dari pegunungan untuk membuat candi, itu tidak mungkin sebab akan jadi pekerjaan berat," papar Rita.

Dari sisi lokasi, candi di Pati juga termasuk langka. Selama ini, mayoritas candi Hindu terdapat di wilayah yang tinggi karena Hinduisme menghormati gunung. Penemuan candi di dataran rendah relatif sedikit, diantaranya hanya di Tegal.

"Penemuan ini bisa menambah referensi tentang penyebaran Hindu di Indonesia," papar Siswanto.

Usia candi harus dipastikan. Jika candi lebih tua dari Borobudur dan Prambanan, maka candi dibangun saat masa penyebaran, tapi jika lebih muda maka dibangun oleh kerajaan Hindu yang berjaya di Indonesia.

Candi di Desa Kayen sebenarnya telah ditemukan oleh warga pada Mei 2011 lalu. Penemuan candi berawal dari keinginan warga untuk membangun mushola di lokasi candi.

Temuan kemudian dilaporkan ke Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jawa Tengah kemudian ditindaklanjuti oleh Balai Arkeologi Yogyakarta. September tahun lalu, langkah ekskavasi telah dilakukan. Langkah yang sama lalu ditindaklanjuti baru-baru ini.

Hasil ekskavasi terbaru berhasil mengungkap arsitektur candi. Bagian candi induk berbentuk bujur sangkar dengan ukura 5,9 x 5,9 meter dan menghadap ke barat. Candi perwara berukuran 2,7 x 4,6 meter dan menghadap ke timur.

"Saat ini kami juga menemukan bagian yang diduga merupakan pintu masuk candi," kata Rita yang juga menjelaskan bahwa bangunan candi yang utuh hanya bagian dasar atau baturnya.






Jejak Kehidupan Purba di Cekungan Soa


Petugas dari Museum Geologi Bandung, Soni, membersihkan fosil-fosil stegodon di Situs Bualesa, Cekungan Soa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, Jumat (1/6). Di cekungan ini ditemukan banyak fosil stegodon, komodo, buaya, kura-kura raksasa, dan ribuan artefak batu yang berusia sekitar satu juta tahun.



Sembilan matahari seolah bersinar di atas kepala. Teriknya memanggang Cekungan Soa. Meski musim kering belum mencapai puncak pada Maret, savana telah menguning. Pepohonan hanya merimbun di kanan-kiri Sungai Ae Sisa yang mengalir deras di dasar lembah.


Dari kejauhan, Gunung Ambulombo tinggi menjulang. Dalam naungan langit biru tanpa awan, 150 warga Kecamatan Soa mandi keringat mengorek lapisan tanah bagian atas di lereng-lereng dan dasar lembah dengan cangkul dan sekop. Para arkeolog dan paleontolog memimpin penggalian dengan kuas dan pahat mini. Mereka berpencar di beberapa situs penggalian yang tersebar di Cekungan Soa.

”Tuk, tuk, tuk, tuk…!” Bunyi ketukan palu pada pahat besi meramaikan lembah di kaki tebing curam yang mirip tembok raksasa. Warga setempat menyebut tebing itu sebagai Tangi Talo, artinya tangga yang mustahil didaki.

Setelah berhari-hari terbakar terik matahari, siang itu, dari lubang galian sekitar 1 meter, tulang-belulang menyembul dari kedalaman Bumi. Warna putihnya sudah memudar menjadi coklat kekuningan dan sebagian retak di sana-sini. Tapi, bentuknya masih dikenali.

Gading Stegodon sondaari berukuran sekitar 1,6 sentimeter ditemukan di bagian tengah galian. Di bagian atas terdapat tulang rahang. Sementara tengkorak, tulang belakang, dan rusuknya terserak di bagian bawah.

Tulang-belulang gajah purba itu tercampur dengan tulang pemangsanya, komodo dan buaya. Semua tulang sudah lepas dari sambungan, tidak utuh, mengabarkan pernah terjadinya banjir lumpur pada masa lalu, yang menggulung dan menghanyutkan binatang-binatang ini dari lereng tebing Tangi Talo ke dasar lembah.

Total ada 10 binatang di lubang galian ini, yaitu gajah, komodo, buaya, dan kura-kura. ”Lokasi ini merupakan habitat kehidupan purba yang cukup subur dan ramai,” kata Gerrit Dirk van den Bergh, peneliti paleontologi dari School of Earth and Environmental Sciences, University of Wollongong, Australia. Lelaki ini meneliti fosil binatang di Soa sejak tahun 1993.

”Pada tahun-tahun sebelumnya, kami juga menemukan banyak fosil binatang purba, termasuk tempurung kura-kura raksasa,” kata Erick Setiyabudi, paleontolog dari Pusat Survei Geologi Bandung (PSG). ”Dari ukuran cangkangnya, kura-kura raksasa yang ditemukan di Soa tak kalah dengan yang sekarang masih hidup di Kepulauan Galapagos.”

Kekayaan temuan fosil ini menguatkan cerita ramainya kehidupan di Cekungan Soa saat itu. Kehidupan yang kemudian terenggut tiba-tiba.

"Semua fosil yang ditemukan terlapisi material gunung api,” kata Ruly Setiawan, geolog dari PSG. Kandidat doktor dari Wollongong University ini memfokuskan penelitiannya untuk melacak gunung api yang menghabisi kehidupan di Cekungan Soa. ”Umur lapisan di Cekungan Soa berada dalam rentang 650.000 tahun hingga 1,02 juta tahun lalu. Dalam rentang itulah, gunung api silih berganti meletus dan menciptakan suksesi kehidupan.”

Secara stratigrafi, Cekungan Soa dibagi menjadi dua formasi penting, yaitu Ola Kile sebagai bantalan di lapisan paling bawah serta formasi Ola Bula dan formasi Gero di atasnya. Umur formasi Ola Kile berdasarkan penarikan umur menggunakan metode jejak belah (fission track) batuan adalah 1,86 juta tahun dan umur formasi Ola Bula 880.000 tahun. Adapun formasi Gero sekitar 650.000 tahun.

Fachroel Aziz memastikan bahwa formasi Ola Kile merupakan produk gunung api berupa batuan breksi yang keras. ”Cekungan Soa tadinya berupa cekungan besar, yang kemudian tertutup batuan breksi dari letusan gunung. Batuan breksi susah ditembus air sehingga terbentuklah danau, barulah timbul kehidupan di sekitar danau,” katanya.

Dengan melihat halusnya ukuran batuan gunung api yang melapisi Cekungan Soa, Ruly menduga, sumber letusan itu cukup jauh. Dia memetakan, sedikitnya tiga gunung api yang diperkirakan menjadi penyebab petaka itu. Pertama, gunung api di sisi utara cekungan, yaitu Kaldera Welas, kedua adalah Gunung Kalelambu di sisi timur cekungan, dan ketiga, Gunung Kero di sebelah tenggara Soa.

”Kami masih menunggu hasil penelitian di laboratorium untuk mengetahui kapan ketiga gunung api itu meletus pada masa lalu. Penanggalan usia batuan menggunakan argon-argon memperlihatkan, lapisan vulkanik yang melapisi Soa ini berumur sekitar satu juta tahun,” kata Ruly. ”Jika kita ketemu gunung api yang meletus hebat satu juta tahun lalu, kita bisa tahu sumber bencana di Soa.”

Setelah kehancuran akibat letusan gunung api itu, menurut Ruly, kehidupan yang punah kemudian tergantikan oleh spesies baru. Rerumputan kembali tumbuh subur di cekungan itu. Sungai-sungai kembali mengalirkan air bersih, mengundang kehidupan untuk kembali datang dan bersemi kembali.

Sekitar 880.000 tahun lalu, Cekungan Soa kembali dihuni. Kali ini bukan oleh gajah kerdil, tetapi oleh serombongan gajah besar (Stegodon florensis), tikus besar, dan komodo. Sekelompok manusia purba juga diduga kembali datang.

Namun, petaka kembali terjadi. Sekali lagi, letusan gunung api mengubur kehidupan yang baru bersemi di Cekungan Soa. Banjir lumpur kembali melapisi dan mengawetkan tulang binatang dan alat-alat batu itu.

Lapisan kehidupan tahap kedua inilah yang ditemukan Iwan Kurniawan, palentolog dari PSG, di lembah sempit yang berada di tengah-tengah Cekungan Soa. Situs yang diberi nama Mata Menge ini berada di ketinggian 325 meter di atas permukaan laut, dikepung perbukitan.

Situs Mata Menge, menurut Iwan, sudah diteliti oleh tim PSG bekerja sama dengan University of New England sejak akhir tahun 1990-an. Penggalian sebelumnya telah menemukan fosil Stegodon florensis, komodo, buaya, dan moluska air tawar. Selain itu juga ditemukan sedikitnya 200 alat batu yang umumnya terdiri atas serpih bilah dan batu inti.

Berjarak sekitar 2,5 kilometer dari Mata Menge, tim Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (Puslit Arkenas) melakukan penggalian di Kobatuwa. Situs ini berupa lembah yang bagian tengahnya dibelah sungai yang mengering saat kemarau. Nama Kobatuwa diartikan penduduk sebagai tali hutan karena wilayah ini dulu merupakan hutan yang ditumbuhi tanaman belukar dengan akar sangat lebat.

”Di Kobatuwa, kami menemukan beragam artefak batu yang melimpah dan fragmen fosil tulang serta gigi hewan vertebrata yang umumnya jenis hewan stegodon,” kata Jatmiko, arkeolog dari Puslit Arkenas. ”Sebagian temuan didapatkan dalam keadaan masih melekat di lapisan tanah aslinya.”

Pada umumnya, temuan artefak di Kobatuwa didominasi jenis alat-alat serpih bilah. Penelitian melalui analisis jejak belah terhadap endapan tufa putih yang melapisi situs mengungkap, situs ini berusia sekitar 700.000 tahun.

Berbagai temuan alat batu ini semakin menguatkan hipotesis Father Theodor Verhoeven bahwa Cekungan Soa pernah dihuni manusia purba. Pada tahun 1968, pastor berkebangsaan Belanda ini menemukan fosil stegodon dan artefak alat batu di Cekungan Soa. Verhoeven yang pernah belajar arkeologi itu menggali lapisan tanah di beberapa lokasi di Cekungan Soa, yaitu Mata Menge, Boa Lesa, dan Ola Bula.

Verhoeven melaporkan temuannya berupa alat batu dan tulang stegodon di balik lapisan abu gunung api. Karena stegodon hidup di Indonesia sekitar 750.000 tahun lalu, dia mengklaim bahwa alat batu itu juga berasal dari tahun yang sama. Namun, temuan itu tak banyak mendapatkan respons karena tiadanya kepastian umur batuan.

Setelah lama terabaikan, tahun 1991-1992, tim gabungan dari The Netherlands National Museum of Natural History bersama dengan PSG yang waktu itu masih bernama Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi (P3G) melakukan penggalian di Mata Menge. Tim ini juga melakukan pengujian paleomagnetik untuk mengetahui umur lapisan batuan yang mengubur fosil dan artefak batuan.

Pada tahun 1994, P3G melanjutkan penggalian di Cekungan Soa bekerja sama dengan The University of New England, Australia. Penelitian itu berlangsung hingga saat ini dan telah menemukan 12 situs artefak dan fosil. Tersebar di bagian tengah cekungan, di bagian barat dengan situs Mata Menge, Kobatuwa, Boa Lesa, dan Lembah Menge. Di bagian utara terdapat kelompok Tangi Talo dan Ola Bula. Di bagian timur-tenggara terdapat kelompok Dhozo Dalu, Sagala, Ngamapa, dan Kopowatu.

Dari semua situs yang digali, ditemukan aneka jenis binatang purba dan alat batu. Namun, penggalian di Cekungan Soa belum menemukan tulang-belulang manusia purba. ”Berdasarkan bentuk alat-alat batu yang ditemukan, kami menduga manusia purba di sini adalah nenek moyang Homo florensiensis di Liang Bua,” kata Mike. ”Tetapi, semua teori ini masih spekulatif, sampai kami bisa menemukan fosil manusia purba di sini,” kata Mike, arkeolog tua ini sambil menghela napas.

Adam Brumm, research fellow pada University of Wollongong, Australia, mengungkapkan, temuan manusia purba di Flores juga bakal mengubah peta migrasi sejarah manusia. ”Kita akan punya bukti bahwa ada migrasi manusia dari timur. Ini menarik dan pasti akan mengejutkan dunia,” katanya.

Senja temaram di Cekungan Soa. Suasana sepi. Warga lokal yang bekerja sebagai penggali sudah pulang ke rumah. Mike baru saja beranjak dari lubang galian di Mata Menge menuju base camp di Desa Mengeruda ketika dia berkata dengan lirih, ”Satu gigi pun cukup. Satu tubuh, tentu akan lebih baik.”






Materialisme Terjerumus Dalam Perangkap Besar Sejarah

Suasana kepanikan yang melanda kalangan materialis di Turki, yang beberapa contohnya telah kami sebut, menunjukkan bahwa para penganut materialisme menghadapi kerusakan parah, yang tidak pernah mereka temui sebelumnya dalam sejarah. Bahwa zat hanya suatu persepsi telah dibuktikan oleh ilmu pengetahuan modern dan dikemukakan dengan cara yang sangat jelas, lurus, dan kuat. Para penganut materialisme hanya bisa melihat dan mengakui jatuhnya seluruh dunia material yang secara membabi buta mereka percayai dan andalkan.

Pemikiran materialis selalu ada sepanjang sejarah manusia. Dengan penuh percaya diri dan dengan filsafat yang mereka yakini, mereka menentang Allah yang menciptakan mereka. Skenario yang mereka rumuskan bersikeras bahwa zat tidak mempunyai awal atau pun akhir, dan bahwa semua ini tidak mungkin mempunyai Pencipta. Karena kesombongan mereka, mereka menolak Allah dan melindungi materi, yang mereka anggap mempunyai keberadaan nyata. Mereka begitu percaya dengan filosofi ini. Mereka kira mustahil dikemukakan suatu penjelasan yang membuktikan kebalikannya.

Karena itulah fakta-fakta yang dibicarakan dalam buku ini yang berkenaan dengan hakikat zat yang sebenarnya itu amat mengejutkan orang-orang ini. Hal yang telah dibicarakan di sini menghancurkan dasar filosofi mereka dan tidak memungkinkan pembahasan lebih lanjut. Zat, yang menjadi dasar semua pemikiran, kehidupan, kesombongan dan penolakan mereka, semuanya sirna seketika. Bagaimana bisa ada materialisme jika tidak ada materi?

Salah satu sifat Allah ialah perencanaan-Nya terhadap kaum kafir. Hal ini dinyatakan di ayat "Mereka menyusun rencana, dan Allah juga membuat rencana, namun Allah perencana terbaik." (Surat al-Anfaal, 30)

Allah menjebak para materialis dengan membuat mereka beranggapan bahwa ada zat dan merendahkan mereka dengan cara yang tidak terlihat. Para materialis menganggap bahwa barang mereka, status, kedudukan, masyarakat yang mereka miliki, seluruh dunia dan segala hal lain benar-benar ada dan semakin sombong kepada Allah dengan mengandalkan hal-hal ini. Mereka menentang Allah dengan sombong dan semakin tidak beriman. Ketika melakukan demikian, mereka sepenuhnya mengandalkan materi. Akan tetapi, mereka begitu kurang memahami sehingga mereka gagal berpikir bahwa Allah meliputi mereka. Allah mengumumkan keadaan yang akan menimpa orang-orang kafir sebagai akibat dari keras-kepala mereka:

Ataukah mereka bermaksud menipu? Tetapi mereka yang tak beriman itulah yang tertipu! (Surat ath-Thuur, 42)

Hal ini mungkin merupakan kerusakan mereka yang terbesar dalam sejarah. Ketika semakin sombong, para materialis itu terjebak dan menderita kerusakan serius dalam perang yang mereka biayai melawan Allah dengan mengemukakan sesuatu yang amat bertentangan dengan Allah. Ayat "Begitulah Kami tempatkan dalam setiap kota pemuka-pemuka orang yang jahat supaya mengadakan tipu muslihat di situ, tetapi mereka hanya menipu diri sendiri tanpa menyadari" mengungkap betapa tak sadar orang-orang yang menentang Pencipta mereka ini, dan mengungkap bagaimana ujung-ujungnya (Surat al-An'aam, 123). Dalam ayat lain, fakta serupa dikaitkan sebagai:

Mereka hendak menipu Allah dan orang beriman, tetapi mereka hanya menipu diri sendiri, dan tidak mereka sadari! (Surat al-Baqarah, 9)

Ketika orang kafir mencoba merencanakan, mereka tidak menyadari suatu fakta yang sangat penting yang ditekankan dengan kata-kata "mereka hanya menipu diri sendiri, dan tidak mereka sadari!" dalam ayat itu. Inilah yang nyata bahwa segala yang mereka alami adalah suatu imajinasi yang dirancang untuk dicerap oleh mereka, dan semua rencana yang mereka kemukakan hanya kesan-kesan yang terbentuk di otak mereka persis seperti setiap adegan lain yang mereka perankan. Kebodohan mereka membuat mereka lupa bahwa mereka semua sendirian dengan Allah dan, karena itu, mereka terperangkap dalam rencana mereka sendiri yang berliku-liku.

Tidak berbeda dari orang kafir yang hidup di masa silam, orang kafir yang hidup di zaman sekarang menghadapi suatu kenyataan yang akan menyebarkan rencana berlika-liku mereka dengan landasan mereka. Dengan ayat "... diperdayakan oleh setan-setan" (Surat al-An'aam, 71), Allah berfirman bahwa rencana ini berakhir dengan kegagalan pada hari perencanaannya. Allah menyampaikan berita baik kepada orang beriman dengan ayat "... Tipu muslihat mereka sama sekali tidak merugikan kamu." (Surat Aali 'Imraan, 120)

Dalam ayat lain, Allah berfirman: "Tetapi mereka yang kafir, amal mereka sepreti bayangan di padang pasir, yang oleh orang yang sedang kehausan dikira air, sehingga bila ia sampai ke tempatnya, tak ada apa-apa, tetapi yang ditemuinya Allah bersama dia, dan Allah membuat perhitungan." (Surat an-Nuur, 39). Materialisme juga menjadi suatu "bayangan" bagi yang memberontak seperti yang dinyatakan dalam ayat ini; bila mereka menemukan jalan lain, mereka tidak mendapati apa-apa selain ilusi. Allah menipu mereka dengan bayangan sedemikian, dan memperdaya mereka sehingga mereka mencerap seluruh kumpulan kesan ini sebagai sesuatu yang nyata. Semua orang yang "terkemuka", profesor, astronom, biolog, fisikawan, dan lain-lain, apa pun kedudukan dan status mereka, terperdaya begitu saja seperti anak-anak, dan terhina karena mereka mengambil materi sebagai tuhan mereka. Dengan menganggap sekumpulan kesan itu mutlak, mereka mendasarkan filosofi dan ideologi mereka pada sekumpulan kesan itu, menjadi terlibat dalam diskusi serius, dan menggunakan wacana yang disebut "intelektual". Mereka menganggap mereka cukup bijaksana menawarkan suatu argumen tentang kebenaran alam semesta dan, yang lebih penting, menentang Allah dengan intelegensi mereka yang terbatas. Allah menerangkan situasi mereka dalam ayat berikut ini:

Mereka menyusun rencana, dan Allah juga membuat rencana, namun Allah perencana terbaik. (Surat Aali 'Imraan, 54)

Lari dari beberapa rencana mungkin bisa; namun, rencana Allah terhadap orang kafir ini sangat mantap sehingga tiada jalan untuk keluar dari rencana itu. Tidak peduli apa yang mereka lakukan atau siapa yang mereka pikat, mereka tidak pernah menemukan penolong selain Allah. Seperti firman Allah dalam Al-Qur'an, "Mereka takkan mendapatkan pelindung dan penolong selain Allah."(Surat an-Nisaa', 173)

Para materialis tiada pernah menduga terjerumus dalam perangkap sedemikian itu. Dengan memiliki semua sarana penyelesaian abad ke-20, mereka mengira bisa memperkokoh kekafiran mereka dan mempengaruhi orang-orang agar tidak beriman. Allah menggambarkan mentalitas abadi orang kafir dan akhir riwayat mereka dalam al-Qur'an sebagai berikut:

Mereka menyusun rencana, dan kami pun membuat rencana, sementara mereka tidak menyadari. Maka lihatlah, bagaimana akibat rencana mereka; Kami binasakan mereka dan golongan mereka semua. (Surat an-Naml, 50-51)

Di tingkat lain, inilah maksud ayat-ayat itu: pengikut materialisme dibuat menyadari bahwa segala yang mereka miliki adalah ilusi, dan karena itu segala yang mereka miliki binasa. Saat mereka menyaksikan harta, pabrik, emas, uang, anak, pasangan hidup, teman, kedudukan dan status, dan bahkan tubuh mereka sendiri, semua yang mereka anggap ada itu terlepas jauh dari tangan mereka, semuanya "binasa" seperti yang difirmankan di ayat 51 Surat an-Naml. Dalam hal ini, semua itu bukan lagi kesatuan materi, melainkan jiwa.

Tentu saja, menyadari kebenaran ini merupakan situasi yang mungkin terburuk bagi para materialis. Begitu juga fakta bahwa segala yang mereka miliki hanya ilusi atau, dengan kata lain, "mati sebelum meninggal" di dunia ini.

Kenyataan ini membiarkan mereka sendirian dengan Allah. Dengan ayat, "Biarlah Aku (berhadapan) dengan makhluk yang Aku ciptakan (telanjang dan) seorang diri!" (Surat al-Muddatstsir, 11), Allah menyeru kita untuk mengikuti fakta bahwa sebenarnya manusia seorang diri saja dalam kehadiran-Nya. Kenyataan yang luar biasa ini diulangi di ayat-ayat lain:

Dan sungguh-sungguh kamu mendatangi Kami seorang diri seperti ketika pertama kali Kami menciptakan kamu; dan segala yang Kami karuniakan kepadamu kamu tinggalkan di belakangmu ... (Surat al-An'aam, 94)

Dan setiap orang datang kepada-Nya pada hari kiamat seorang diri. (Surat Maryam, 95)

Di tingkat lain, ayat-ayat itu menunjukkan: mereka yang menganggap materi sebagai tuhan mereka berasal dari Allah dan kembali kepada-Nya. Mereka telah menyerahkan kehendak mereka kepada Allah, entah mereka inginkan entah tidak. Kini mereka menunggu Hari Perhitungan kala setiap orang dari mereka akan dipangil untuk bertanggung jawab, kendatipun mereka mungkin tidak ingin memahaminya.





Sumber

Makna "ilah" (Bagian 2, Habis)

3. Al-Ilah
 Al-ilah dengan ma’rifat yaitu sembahan yang sejati hanyalah hak Allah saja, tidak boleh diberikan kepada selainNya. Allah SWT berfirman,
وَإِلَٰهُكُمْ إِلَٰهٌ وَاحِدٌ ۖ لَّا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الرَّحْمَٰنُ الرَّحِيمُ ﴿١٦٣﴾
“Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Baqarah: 163)
Allah adalah ilah yang esa, tiada Ilah selain Dia, dengan kemurahan dan kasih sayang-Nya yang teramat luas. Oleh karena itu ayat di atas dilanjutkan dengan penjabaran mengenai contoh kemurahan dan kasih sayang-Nya:
إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَالْفُلْكِ الَّتِي تَجْرِي فِي الْبَحْرِ بِمَا يَنفَعُ النَّاسَ وَمَا أَنزَلَ اللَّهُ مِنَ السَّمَاءِ مِن مَّاءٍ فَأَحْيَا بِهِ الْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا وَبَثَّ فِيهَا مِن كُلِّ دَابَّةٍ وَتَصْرِيفِ الرِّيَاحِ وَالسَّحَابِ الْمُسَخَّرِ بَيْنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَعْقِلُونَ ﴿١٦٤﴾
“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.” (QS. Al-Baqarah: 164)
Tanda-tanda kebesaran Allah SWT di atas tidak disadari oleh kebanyakan manusia, kecuali mereka yang memikirkannya.
Dalam menjadikan Allah sebagai Al-ilah terkandung empat pengertian yaitu al marghub, al mahbub, al matbu’ dan al marhub.
a. Al-Marghub yaitu Dzat yang senantiasa diharapkan. Karena Allah selalu memberikan kasih sayangNya dan di tangan-Nyalah segala kebaikan. Sebagaimana dalam firman-Nya,
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ ﴿١٨٦﴾
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al-Baqarah: 180)
Dalam ayat lain Allah SWT juga berfirman,
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ ﴿٦٠﴾
“Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina”.” (QS. Al-Ghaafir: 60)
Oleh karena itu hanya Allah yang diharap, karena Ia Maha Memberi dan mengabulkan doa hamba-hamba-Nya. Seperti dalam kisah Nabi Zakaria AS dan istrinya, ketika itu mereka sudah lama tidak dikaruniai anak. Lalu Nabi Zakaria AS berdoa kepada Allah SWT, dan Allah mengabulkan doanya. Kisah ini terekam dalam Al-Qur’an,
وَزَكَرِيَّا إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُ رَبِّ لَا تَذَرْنِي فَرْدًا وَأَنتَ خَيْرُ الْوَارِثِينَ ﴿٨٩﴾ فَاسْتَجَبْنَا لَهُ وَوَهَبْنَا لَهُ يَحْيَىٰ وَأَصْلَحْنَا لَهُ زَوْجَهُ ۚ إِنَّهُمْ كَانُوا يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَيَدْعُونَنَا رَغَبًا وَرَهَبًا ۖ وَكَانُوا لَنَا خَاشِعِينَ ﴿٩٠﴾
“Dan (ingatlah kisah) Zakaria, tatkala ia menyeru Tuhannya: “Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah Waris Yang Paling Baik.” Maka Kami memperkenankan doanya, dan Kami anugerahkan kepada nya Yahya dan Kami jadikan istrinya dapat mengandung. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu’ kepada Kami.” (QS. Al-Anbiyaa’: 90).
b. Al-Mahbub, Dzat yang amat sangat dicintai karena Dia yang berhak dipuja dan dipuji. Dia telah memberikan perlindungan, rahmat dan kasih sayang yang berlimpah ruah kepada hamba-hambanya. Oleh karena itu Allah adalah kecintaan orang yang beriman dengan kecintaan yang amat sangat, sebagaimana dalam firman-Nya,
وَالَّذِينَ آمَنُوا أَشَدُّ حُبًّا لِّلَّهِ ۗ
“… Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah …” (QS. Al-Baqarah: 165)
Sehingga ketika disebut nama Allah, maka gemetarlah hati mereka.
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ ﴿٢﴾
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.” (QS. Al-Anfaal: 2)
Oleh karena itu orang-orang beriman senantiasa mencintai Allah SWT di atas segala kecintaan. Hal ini tersirat dalam ayat Al-Qur’an,
قُلْ إِن كَانَ آبَاؤُكُمْ وَأَبْنَاؤُكُمْ وَإِخْوَانُكُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَالٌ اقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَاكِنُ تَرْضَوْنَهَا أَحَبَّ إِلَيْكُم مِّنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَجِهَادٍ فِي سَبِيلِهِ فَتَرَبَّصُوا حَتَّىٰ يَأْتِيَ اللَّهُ بِأَمْرِهِ ۗ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ ﴿٢٤﴾
“Katakanlah: “jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya”. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.” (QS. At-Taubah: 24)
c. Al-Matbu’, yang selalu diikuti atau ditaati. Semua perintahNya siap dilaksanakan dengan segala kemampuan, sedangkan semua laranganNya akan selalu dijauhi. Sebagaimana dalam firman-Nya,
فَفِرُّوا إِلَى اللَّهِ ۖ
“Maka segeralah kembali kepada (mentaati) Allah….” (QS. Adz-Dzaariyat: 50)
Selalu mengikuti hidayah atau bimbinganNya dengan tanpa pertimbangan. Allah saja yang sesuai diikuti secara mutlak, dicari dan dikejar keridhaanNya. Nabi Ibrahim AS teladan kita mencontohkan hal ini, dia menuju Allah SWT untuk memperoleh bimbingan dan hidayahNya untuk diikuti. Sebagaimana yang terekam dalam ayat Al-Qur’an berikut ini,
وَقَالَ إِنِّي ذَاهِبٌ إِلَىٰ رَبِّي سَيَهْدِينِ ﴿٩٩﴾
“Dan Ibrahim berkata: “Sesungguhnya aku pergi menghadap kepada Tuhanku, dan Dia akan memberi petunjuk kepadaku.” (QS. Ash-Shaaffaat: 99)
d. Al-Marhub, yaitu sesuatu yang sangat ditakuti. Hanya Allah saja yang berhak ditakuti secara syar’i. Takut terhadap kemarahanNya, takut terhadap siksaNya, dan takut terhadap hal-hal yang akan membawa kemarahanNya.
Dalam catatan sejarah, kaum Bani Israil diperintahkan Allah SWT untuk hanya takut kepada-Nya,
يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اذْكُرُوا نِعْمَتِيَ الَّتِي أَنْعَمْتُ عَلَيْكُمْ وَأَوْفُوا بِعَهْدِي أُوفِ بِعَهْدِكُمْ وَإِيَّايَ فَارْهَبُونِ﴿٤٠﴾
“Hai Bani Israil, ingatlah akan nikmat-Ku yang telah Aku anugerahkan kepadamu, dan penuhilah janjimu kepada-Ku, niscaya Aku penuhi janji-Ku kepadamu; dan hanya kepada-Ku-lah kamu harus takut (tunduk).” (QS. Al-Baqarah: 40)
Dalam ayat lain Allah SWT juga berfirman bahwa hanya Allah sajalah yang berhak ditakuti oleh orang-orang beriman ketimbang takut kepada orang-orang yang merusak sumpah dan orang-orang yang memerangi,
أَلَا تُقَاتِلُونَ قَوْمًا نَّكَثُوا أَيْمَانَهُمْ وَهَمُّوا بِإِخْرَاجِ الرَّسُولِ وَهُم بَدَءُوكُمْ أَوَّلَ مَرَّةٍ ۚ أَتَخْشَوْنَهُمْ ۚ فَاللَّهُ أَحَقُّ أَن تَخْشَوْهُ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ ﴿١٣﴾
“Mengapakah kamu tidak memerangi orang-orang yang merusak sumpah (janjinya), padahal mereka telah keras kemauannya untuk mengusir Rasul dan merekalah yang pertama mulai memerangi kamu? Mengapakah kamu takut kepada mereka padahal Allah-lah yang berhak untuk kamu takuti, jika kamu benar-benar orang yang beriman.” (QS. At-Taubah: 13)
Oleh karena itu para dai adalah orang-orang yang tidak takut kepada seorang pun. Rintangan dan tantangan apa pun yang mereka hadapi, mereka tidak takut, karena mereka hanya takut kepada Allah SWT. Dan rasa takut ini bukan membuat mereka lari, tetapi justru membuatnya selalu mendekatkan diri kepada Allah dan menjadikan-Nya sebagai pelindung atas segala rintangan dan tantangan yang dihadapinya, sebagaimana dalam firman-Nya,
الَّذِينَ يُبَلِّغُونَ رِسَالَاتِ اللَّهِ وَيَخْشَوْنَهُ وَلَا يَخْشَوْنَ أَحَدًا إِلَّا اللَّهَ ۗ وَكَفَىٰ بِاللَّهِ حَسِيبًا ﴿٣٩﴾
“(yaitu) orang-orang yang menyampaikan risalah-risalah Allah, mereka takut kepada-Nya dan mereka tiada merasa takut kepada seorang(pun) selain kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai Pembuat Perhitungan.” (QS. Al-Ahzaab: 39)
4. Al-Ma’bud
Al-ma’bud merupakan sesuatu yang disembah secara mutlak. Karena Allah adalah satu-satunya Al-Ilah, tiada syarikat kepadaNya, maka Dia adalah satu-satunya yang disembah dan diabdi oleh seluruh kekuatan yang ada pada manusia.
Oleh karena itu tidak boleh ada pencampur-adukan dalam hal agama, apalagi aqidah, sebagaimana dalam firman-Nya,
قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ ﴿١﴾ لَا أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ ﴿٢﴾ وَلَا أَنتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ ﴿٣﴾ وَلَا أَنَا عَابِدٌ مَّا عَبَدتُّمْ ﴿٤﴾ وَلَا أَنتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ ﴿٥﴾ لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ ﴿٦﴾
“Katakanlah: “Hai orang-orang kafir, Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah, dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah. Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku”.” (QS. Al-Kaafiruun: 1-6)
Dan pada setiap umat, Allah SWT selalu mengutus rasul-Nya. Mereka diutus dengan risalah pengabdian pada Allah saja dan menjauhi segala yang diabdi selain Allah.
وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَّسُولًا أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ ۖ
“Dan sungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): “Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu”, …” (QS. An-Nahl: 36)
Dalam ayat lain Allah SWT memerintahkan seluruh manusia agar mengabdi hanya kepadaNya saja dengan tidak mengambil selain Allah sebagai tandingan-tandingan.
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ ﴿٢١﴾
“Hai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertaqwa, …” (QS. Al-Baqarah: 21)
Pengakuan Allah SWT sebagai al-Ma’bud dibuktikan dengan penerimaan Allah sebagai pemilik segala loyalitas, pemilik ketaatan dan pemilik hukum. Penjelasannya adalah sebagai berikut:
a. Pemilik kepada segala loyalitas, perwalian atau pemegang otoritas atas seluruh makhluk termasuk dirinya. Dengan demikian loyalitas mukminin hanya diberikan kepada Allah dengan kesadaran, dan loyalitas yang diberikan pada selain Nya adalah kemusyrikan. Ayat berikut menjelaskan mengenai pernyataan seorang mukmin, bahwa wali (pemimpin) nya hanya Allah saja,
إِنَّ وَلِيِّيَ اللَّهُ الَّذِي نَزَّلَ الْكِتَابَ ۖ وَهُوَ يَتَوَلَّى الصَّالِحِينَ﴿١٩٦﴾
“Sesungguhnya pelindungku ialah Allah Yang telah menurunkan Al Kitab (Al-Qur’an) dan Dia melindungi orang-orang yang saleh.” (QS. Al-A’raaf: 196)
Jika manusia berwalikan kepada Allah, maka Allah akan mengeluarkan dirinya dari kegelapan jahiliyah menuju cahaya Islam.
اللَّهُ وَلِيُّ الَّذِينَ آمَنُوا يُخْرِجُهُم مِّنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ ۖ
“Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman)…” (QS. Al-Baqarah: 257)
b. Pemilik tunggal hak untuk ditaati oleh seluruh makhluk di alam semesta. Seorang mukmin meyakini bahwa ketaatan pada hakikatnya untuk Allah saja. Dengan kata lain, hak menciptakan dan hak memerintah hanyalah milik Allah, sebagaimana dalam firman-Nya,
أَلَا لَهُ الْخَلْقُ وَالْأَمْرُ ۗ تَبَارَكَ اللَّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ﴿٥٤﴾
“… Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam.” (QS. Al-A’raaf: 54)
Dengan demikian seorang mukmin menyadari sepenuhnya bahwa mentaati mereka yang mendurhakai Allah adalah kedurhakaan terhadap Allah. Dalam hadits disebutkan bahwa mukmin hanya akan taat pada sesuatu yang diizinkan Allah, Rasul dan ulil amri. Dan mukmin tidaklah akan mentaati perintah maksiat kepada Allah.
c. Pemilik tunggal kekuasaan di alam semesta. Dialah yang menciptakan dan berhak menentukan aturan bagi seluruh ciptaanNya, sebagaimana dalam surat Al-A’raaf ayat 54 di atas bahwa hak menciptakan dan hak memerintah hanyalah milik Allah.
Dengan demikian, menentukan hukum dan undang-undang hanyalah hak Allah, sebagaimana tertuang dalam ayat berikut,
مَا تَعْبُدُونَ مِن دُونِهِ إِلَّا أَسْمَاءً سَمَّيْتُمُوهَا أَنتُمْ وَآبَاؤُكُم مَّا أَنزَلَ اللَّهُ بِهَا مِن سُلْطَانٍ ۚ إِنِ الْحُكْمُ إِلَّا لِلَّهِ ۚ أَمَرَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ ۚ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ﴿٤٠﴾
“Kamu tidak menyembah yang selain Allah kecuali hanya (menyembah) nama-nama yang kamu dan nenek moyangmu membuat-buatnya. Allah tidak menurunkan suatu keterangan pun tentang nama-nama itu. Keputusan itu hanyalah kepunyaan Allah. Dia telah memerintahkan agar kamu tidak menyembah selain Dia. Itulah agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”.” (QS. Yusuf: 40)
Hanya hukum dan undang-undangNya saja yang adil dan Allah mewajibkan manusia melaksanakan hukum-hukumNya.
سُورَةٌ أَنزَلْنَاهَا وَفَرَضْنَاهَا
“(Ini adalah) satu surat yang Kami turunkan dan Kami wajibkan (menjalankan hukum-hukum yang ada di dalam)nya…” (QS. An-Nuur: 1)
Sehingga orang-orang beriman menerima Allah sebagai pemerintah dan kerajaan tunggal di alam semesta dan menolak kerajaan manusia. Sedangkan mereka yang menolak aturan atau hukum Allah adalah kafir, zhalim dan fasik, sebagaimana sejarah kaum-kaum terdahulu yang direkam dalam Al-Qur’an berikut ini,
إِنَّا أَنزَلْنَا التَّوْرَاةَ فِيهَا هُدًى وَنُورٌ ۚ يَحْكُمُ بِهَا النَّبِيُّونَ الَّذِينَ أَسْلَمُوا لِلَّذِينَ هَادُوا وَالرَّبَّانِيُّونَ وَالْأَحْبَارُ بِمَا اسْتُحْفِظُوا مِن كِتَابِ اللَّهِ وَكَانُوا عَلَيْهِ شُهَدَاءَ ۚ فَلَا تَخْشَوُا النَّاسَ وَاخْشَوْنِ وَلَا تَشْتَرُوا بِآيَاتِي ثَمَنًا قَلِيلًا ۚ وَمَن لَّمْ يَحْكُم بِمَا أَنزَلَ اللَّهُ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ﴿٤٤﴾وَكَتَبْنَا عَلَيْهِمْ فِيهَا أَنَّ النَّفْسَ بِالنَّفْسِ وَالْعَيْنَ بِالْعَيْنِ وَالْأَنفَ بِالْأَنفِ وَالْأُذُنَ بِالْأُذُنِ وَالسِّنَّ بِالسِّنِّ وَالْجُرُوحَ قِصَاصٌ ۚ فَمَن تَصَدَّقَ بِهِ فَهُوَ كَفَّارَةٌ لَّهُ ۚ وَمَن لَّمْ يَحْكُم بِمَا أَنزَلَ اللَّهُ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ﴿٤٥﴾وَقَفَّيْنَا عَلَىٰ آثَارِهِم بِعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ التَّوْرَاةِ ۖ وَآتَيْنَاهُ الْإِنجِيلَ فِيهِ هُدًى وَنُورٌ وَمُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ التَّوْرَاةِ وَهُدًى وَمَوْعِظَةً لِّلْمُتَّقِينَ﴿٤٦﴾وَلْيَحْكُمْ أَهْلُ الْإِنجِيلِ بِمَا أَنزَلَ اللَّهُ فِيهِ ۚ وَمَن لَّمْ يَحْكُم بِمَا أَنزَلَ اللَّهُ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ﴿٤٧﴾
“Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya. Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada-Ku. Dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit. Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir. Dan Kami telah tetapkan terhadap mereka di dalamnya (At Taurat) bahwasanya jiwa (dibalas) dengan jiwa, mata dengan mata, hidung dengan hidung, telinga dengan telinga, gigi dengan gigi, dan luka-luka (pun) ada qishaashnya. Barangsiapa yang melepaskan (hak qishaash)nya, maka melepaskan hak itu (menjadi) penebus dosa baginya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zhalim. Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi nabi Bani Israil) dengan Isa putra Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertaqwa. Dan hendaklah orang-orang pengikut Injil, memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah di dalamnya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik.” (QS. Al-Maaidah: 44-47).




© 2013 RahimNetwork. All rights resevered. Designed by Templateism